Senin, 31 Mei 2010

Gangguan mood

Gangguan mood akhir- akhir ini semakin di kenali dan di perhatikan. Suatu kriteria gangguan mood pada seseorang adalah suatu kekacauan mood, seperti depresi. Depresi seringkali di pandang sebagai “demam influenza” dalam permasalahan psikologis sebab gejala inilah yang paling banyak pasiennya. Depresi merupakan keadaan yang hebat dan berlangsung lebih alam dibandingkan dengan kesedihan biasa. Biasanya penderita depresi mempunyai perasaan tidak berdaya dan pesimis.mereka merasa waktu berjalan amat lambat, dikarenakan orang yang depresi sangat sulit menghayati kegembiraan atau kenikmatan . akhirnya orang- orang yang depresi lebih sering menarik diri dari berbagai kegiatandan mengabaikan tanggung jawab dan pekerjaannya. Menurut sebuah penelitian, mengungkapkan bahwa seringkali seseorang yang depresi bersikap sangat kritis terhadap dirinya sendiri, merasa bersalah mudah tersinggung dan sulit mengendalikan diri dalam menentukan hidupnya sendiri. Pikiran- pikiran tentang mati, termasuk upaya bunuh diri dapat saja terjadi.
Ekspresi gangguan mood pada seseorang adalah bervariasi tergantung pada usia mereka. Misalnya gangguan mood yang dialami anak kecil yang terdepresi dan lebih jarang ditemukan saat usia mereka bertambah adalah halusinasi audiotorik yang sejalan dengan mood, keluhan somatik, menarik diri dan penampilan sedih, dan keyakinan yang buruk. Gejala yang tampak dengan frekuensi yang sama terlepas dari usia dan status perkembangan adalah ide bunuh diri, mood yang terdepresi atau mudah tersinggung, insomnia, dan menurunnya kemampuan untuk berkonsentrasi. Tetapi, masalah perkembangan adalah mempengaruhi ekspresi semua gejala.
Gangguan mood meningkat dengan bertambahnya usia, dan prevalensi pada semua kelompok usia adalah secara drastik lebih tinggi dalam kelompok psikiatrik dibandingkan populasi umum. Depresi adalah lebih sering pada anak laki- laki dibandingkan anak perempuan pada usia anak sekolah.

Sumber : www.google.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar